Saturday, 19 January 2013

Ada 'Fat Bloom' dan 'Sugar Bloom' di Cokelat

Pasti pernah kan, nemuin cokelat yang kurang mengkilap? atau cokelat dengan bintik-bintik putih di permukaannya? 

Jangan khawatir, meskipun cokelat tersebut terlihat rusak dan tak layak, tetapi nyatanya cokelat tersebut masih aman kok untuk dikonsumsi. Sebenarnya apa yang terjadi dengan cokelat itu ya?

Dok. http://www.giverslog.com/?p=4334 

Yang terjadi adalah cokelat tersebut mengalami proses yang disebut ‘bloom’. Ada dua tipe ‘bloom’ pada cokelat, yakni sugar bloom dan fat bloom, dan keduanya disebabkan karena hal yang berbeda. Apapun jenis ‘bloom’-nya, tampilan cokelat tersebut menjadi tidak menarik, permukaannya terlihat belang dan samar. Jika fat bloom terjadi, maka sudah bisa dipastikan bahwa struktur cokelat telah berubah dari bentuk awal ketika dibentuk.

Sugar bloom
Sugar bloom disebabkan karena kelembapan yang kontak dengan cokelat. Cokelat tersusun dari biji kakao yang digiling dan gula, terkadang juga ada campuran vanili dan lecithin. Kita tidak bisa melihat kristal gula dalam cokelat, tetapi kristal-kristal gula tersebut ada, hanya saja terlalu kecil untuk dilihat. Ketika air -baik sengaja atau tidak- kontak dengan cokelat, maka air tersebut akan melarutkan gula dalam cokelat, meyebabkan kristal gula naik ke permukaan cokelat. Hasilnya, kristal-kristal gula kecil berwarna keputihan muncul ketika cokelat mengeras dan memberikan penampilan berpasir/berdebu pada permukaan cokelat.

Sugar bloom dapat terjadi karena beberapa hal. Yang paling sederhana adalah ketika air tidak sengaja masuk/tumpah kedalam cokelat, atau ketika cokelat kontak dengan atau ditempatkan pada wadah yang basah. Sugar bloom juga terjadi ketika kita mengeluarkan cokelat dari lemari pendingin ke dalam ruangan terbuka. Cokelat yang awalnya dingin itu akan terkondensasi, cokelat akan berkeringat (munculnya titik-titik air diseluruh permukaan cokelat) dan air tersebut akan masuk kedalam cokelat, dan sugar bloom dapat terjadi.

Cara terbaik untuk menghindari sugar bloom adalah dengan menyimpan cokelat pada ruang dengan kelembapan yang rendah dan dengan suhu yang stabil. Jika cokelat dalam keadaan dingin (misalnya setelah disimpan dalam refrigerator) kemudian dikeluarkan, sebaiknya cokelat tersebut dilapisi/dilindungi (dengan handuk misalnya) sehingga membuat cokelat tersebut hangat secara perlahan dan sirkulasi air dapat diminimalkan.

Fat bloom 
Fat bloom berbeda dengan sugar bloom, fat bloom terjadi tidak sesederhana sugar bloom. Proses terjadinya fat bloom lebih kompleks, dan terkadang juga agak sulit untuk menemukan penyebab utama dari fat bloom ini. Sesuai dengan namanya, ‘bloom’ tersebut terjadi karena lemak, lemak yang secara alami ada pada biji kakao (cocoa butter).

Ketika cocoa butter mengeras, terbentuklah kristal dalam cokelat. Beberapa kristal tersebut bentuknya stabil tetapi ada juga yang tidak dan dapat berubah. Selama proses produksi cokelat, proses tempering digunakan untuk memastikan terbentuknya kristal yang stabil ketika cokelat mengeras. Fat bloom terjadi karena interaksi beberapa jenis/tipe dari kristal tersebut atau karena proses tempering yang tidak sempurna.

Jika cokelat tidak mengalami proses tempering, kristal cocoa butter yang tidak stabil akan terbentuk, yakni kristal Beta Prime dan Alpha. Setelah cocoa butter mengeras, bentuk yang tidak stabil ini perlahan akan berubah bentuk menjadi bentuk Beta yang stabil. Kristal Beta yang berbentuk stabil ini kemudian yang tampak sebagai ‘bloom’ dipermukaan cokelat.

Ketika cokelat disimpan dalam ruang dengan suhu yang fluktuatif dan mendekati titik leleh dari kristal Beta yang stabil, maka 2 tipe lain dari fat bloom mungkin dapat terbentuk. Yang pertama adalah ketika kristal Beta meleleh. Ketika kristal Beta kembali mengkristal, kristal Beta ini mengkristal dengan lambat, hal ini membuat kristal terbentuk sangat luas dari aslinya, dan kristal yang besar ini menggantikan posisi cocoa butter di permukaan cokelat. Tipe kedua dari bloom terjadi ketika kristal telah melunak sebelum meleleh. Ketika cocoa butter sedikit meleleh, cocoa butter berpindah ke permukaan kemudian bersatu dengan cocoa butter, dan ketika dingin akan tampak bintik-bintik yang kemudian disebut fat bloom.

Fat bloom juga dapat terjadi pada cocoa powder. Karena cocoa powder mengandung 12-20% cocoa butter, maka dalam proses produksinya cocoa powder juga harus melalui proses tempering. Proses tempering yang tidak tepat pada produksi cocoa butter dan suhu produksi yang fluktuatif dapat menyebabkan bleaching dan clumping (penggumpalan) pada cocoa powder.

Dapat simpulkan beberapa sebab terjadinya fat bloom antara lain karena tidak tercukupinya proses kristalisasi selama proses tempering, proses pencampuran flavor yang tidak homogen pada chocolate coating, rekristalisasi tanpa proses tempering yang tepat, perbedaan suhu antara bagian dalam dan luar cokelat, proses pendinginan yang kurang tepat, perpindahan lemak (fat migration), sentuhan (fat bloom), dan kondisi penyimpanan yang tidak sesuai (seperti suhu dan kelembapan yang tidak tepat) (Afoakwa, 2010). 


Dok. http://www.acornadvisors.com 
Sumber:
- Britannica Online Ensiklopedia
- http://en.wikipedia.org/wiki/Chocolate_bloom
- Afoakwa, Emmanuel Ohene. 2010. Chocolate Science and Technology. Willey-Blackwell (www.willey.com)


Cokelat Kematian ala dbc & spageti

Memutuskan nama yang unik dan membekas di ingatan orang untuk bisnis kita memang gampang-gampang sulit. Hal ini yang dilakukan oleh Beby Adnan sang pendiri 7 unit usaha rumah makan di Bogor. Ibu yang gemar memasak ini sukses mempopulerkan makanan-makanan yang ‘biasa’ saja menjadi luar biasa dan kreatifnya lagi beliau memberi nama yang cukup unik untuk beberapa unit usaha makanannya. Sebut saja misalnya Pia Apple Pie, Macaroni Panggang, Steak, Pizza & Pastel, Dbc Coklat & Spageti (Dbc), Lasagna Gulung, dan Cup Cake yang merupakan bagian dari bisnis makanan bu Beby di Bogor. 


Mulai dari makanan yang gurih-gurih hingga sangat manis beliau sediakan, dan menurut Harsudi salah satu supervisor Dbc Coklat & Spageti, bisnis cokelat Bu Beby yakni Dbc Coklat & Spageti adalah yang paling maju.

Kepanjangan dari Dbc adalah Death by chocolate. “Ketika kami menggunakan nama Death by chocolate, ada pihak yang merasa dirugikan karena menurut mereka, nama itu (Death by chocolate –red) telah mereka patenkan menjadi nama dari bisnis cokelat mereka, padahal Death by chocolate adalah nama sebuah resep, dan menurut kami nama resep tidak bisa dipatenkan. Jadi akhirnya, kami hanya menggunakan singkatannya saja, yakni Dbc Coklat & Spageti.” Jelas Harsudi. Menu Death by chocolate dari Dbc terinspirasi dari ide seorang Hitler pada zaman nazi dahulu. Hitler memasukkan bom dalam cokelat yang akan diberikan kepada orang Inggris, dengan harapan orang-orang Inggris tersebut akan mati terkena bom ketika melahap cokelat. Hal ini yang menginspirasi Bu Beby untuk membuka Dbc. Beliau berharap orang akan mati atau mungkin tergila-gila setelah makan lezatnya cokelat dari Dbc.


Sesuai dengan namanya yang bernuansa horor, Dbc juga menyajikan konsep resto yang sedikit agak membuat pengunjung ketakutan. Menempati bangunan tua dengan warna hitam dominan sangat memberi kesan bahwa resto ini benar-benar seram. “Konsep resto yang kami sugguhkan adalah kematian. Jika tamu berkunjung di malam weekend, ada atraksi yang kami sugguhkan. Semua lampu resto akan dimatikan, para penjaga death by chocolate dengan pakaian bertudung warna hitam-hitam akan berkeliling ke seluruh resto untuk mengucap salam kepada para pengunjung. “cerita Harsudi. Mulai dari konsep design resto hingga makanan benar-benar sangat disesuaikan agar pengunjung puas. 

Death by chocolate intinya adalah layer-layer cake yang dilapisi oleh ganache, mousse atau fudge di antara layer-layer tersebut.cokelatnya melimpah dengan citarasa yang pas, tidak begitu manis, dan pahit cocok untuk lidah konsumen lokal. Penyajiannya juga cukup menarik, cokelat ini dibentuk bak pemakaman, lengkap dengan nisan yang terbuat dari milk chocolate yang bertuliskan “Rest in Peace”.Menu andalan lain yakni, Fritata atau spageti bakar dengan beberapa isian yaitu smoked chicken, tuna, ground beef, sausage, dan seafood. Ada juga menu unik lain, yakni nasi goreng cumi. Nasinya hitam karena campuran tinta cumi didalamnya. List minumannya juga cukup lengkap aneka jus, soft drink, dan hot chocolate juga ditawarkan disini. 

Menyambut Hollowen dan Natal, Dbc Coklat dan Spageti menawarkan sesuatu yang unik kepada para pelanggannya. Hallowen acara yang tidak lazim dirayakan di Indonesia, kini dihadirkan Dbc. Dbc melakukan terobosan unik, dengan mengadakan Hallowen Day akhir Oktober lalu di outletnya. “Akan ada Trick or Treat, dan parade topeng serta kostum ala hantu-hantu barat”, cerita Harsudi. Natal juga menjadi momen yang sangat dimanfaatkan oleh Dbc. Menyediakan pohon natal dan crunches dengan cokelat-cokelat sebagai penghiasnya. Pohon natal dan crunches ini dapat dipesan sebagai hadiah atau hantaran ada hari Natal. Fibuyu

DBC & Spageti
Jl. Ceremai No .22, Pajajaran, Bogor 16128

Friday, 28 December 2012

Guangzhou I'm back (again)!

Untuk kedua kalinya saya mengunjungi kota ini.
Guangzhou, kota terbesar ke-3 di China setelah Shanghai dan Beijing.
Tidak bosan, karena saya mengunjungi distrik atau 'kampung' yang berbeda, yakni Guangdong,
Dalam rangka peliputan acara exhibiton yang diselenggarakan oleh salah satu klien, saya mengunjungi Guangdong pada akhir November.
Di bulan ini, China akan memasuki winter season alias musim salju, boleh dikatakan saya mengunjungi kota ini saat musim dingin.
Menurut kabar, suhu di kota Guangzhou 10-12 derajat Celsius, bahkan di Shanghai telah mencapai minus.

Tugas kali ini saya berangkat dengan rombongan dari Kementerian Perindustrian, dan satu rekan seperjuangan, pemred majalah Foodservice Today.
Terjadwal, saya akan berangkat dari Soetta pada tengah malam, sampai di Hongkong untuk transit pada pukul 5 pagi, dan akan melanjutkan penerbangan ke Guangzhou pada pukul 8 pagi.
Karena jadwal penerbangan yang sangat tidak bersahabat (karena mengganggu jam tidur), perjalanan kali ini menurut saya sangat melelahkan...
Kurang tidur, iya!
Capek transit, iya!
Kurang makan+minum, iya!

Hujan menyambut saat saya tiba di Hongkong Airport (HKA) untuk transit.
Untuk pertama kalinya saya 'mengalami' transit ini, dan saya cukup terkagum-kagum melihat kemewahan bandara internasional yang sangat modern ini.
Surprising, ternyata pihak bandara membangun Musholla (yang menueut saya tidak sedikit jumlahnya) di dalam bandara,
Waktu transit cukup lama, yakni hingga 3 jam..dan sangat melelahkan...

Hujan saat tiba di HKA untuk transit 

Untuk meneruskan penerbangan ke gate yang berbeda (departure gate) ,
kita harus naik 'kereta' atao metro dalam bandara untuk menuju gate 68,
karena saat kedatangan kita berada pada gate 33.

Menuju gate departure. Kanan kiri eskalator merupakan tempat tunggu dengan kursi memadai dan nyaman. Di sana juga disediakan kursi malas, alias kursi panjang yang bisa dibuat istirahat atau tidur, very comfortable! 
Akhirnya Dragon Air yang akan membawa kami ke Guangzhou tiba, dan 1 jam perjalanan tidak cukup untuk  saya tidur sejenak melepas kantuk, akhirnya mau tak mau saya nikmati sejam perjalanan di udara tersebut.
Kami pun tiba di Baiyun International Airport Guangzhou, sekitar pukul 8 pagi.
Dan suhu yang menurut saya ekstrim (sekitar 12 derajat celcius) menyambut kami.

Perut lapar, rombongan pun langsung singgah ke sebuah resto kepunyaan orang muslim, jadi insyaAlloh, makanan yang dipesan halal. Rasanya ngga jauh beda sama masakan oriental yang ada di Indonesia.

Suasana kota Guangzhou, pagi menjelang siang hari (sekitar pukul 11), diselimuti kabut, dan hujan.

Sempet foto sama waitre-nya resto. Yang jadi pertanyaan adalah...
apa mba-mba ini benar-benar muslim yaa? hehe.. semogaa, amiinn..
##Liat mata sayahh, sumpah ngantuk berattt!
Perut kenyang, saatnya ke hotel..
Hotel temapt saya menginap namanya Landmark Canton Hotel, adanya di pusat kota, hotelnya ramai, lingkungannya apalagii..

Di malam sebelum acara saya sempat diajak berkeliling ke Haizhu Square. Di sini macam-macam baju dan aksesoris di jual lengkap. Harganya..? tidak murah menurut saya, karena disini kebanyakan adalah pusat grosir, yang harus beli barang dalam jumlah banyak.



at Haizhu Square

It's time for work.
Keesokan harinya, bersiap untuk tugas meliput acara.

Wall of sponsor

Beberapa stand pameran yang sempat ter-capture
Still in exhibition location, Poly World Trade Center
Canton TV Tower, icon kota Guangzhou, number 1 tourist destination in Guangzhou






Monday, 3 December 2012

Pilih Mana, Buah Kering atau Buah Segar?


Buah Longan atau Lengkeng yang dikeringkan dengan
menggunakan oven selama 22 jam
Siapa bisa menyangkal manfaat dari konsumsi buah. Berbagai vitamin dan mineral yang diperlukan tubuh dapat terpenuhi jika konsumsi buah tercukupi. Karena itu tak salah jika para ahli menyarankan untuk memiliki kebiasaan makan buah sebagai penunjang gaya hidup sehat. 

Untuk memperpanjang masa simpan, biasanya buah mengalami proses lebih lanjut, seperti misalnya proses pengeringan. Buah yang dikeringkan bisa dijadikan camilan yang enak dan bergizi. Bergizi? Apakah buah kering memiliki kandungan gizi yang sama dengan buah segar? Dan apakah mengonsumsi buah kering mencukupi kebutuhan tubuh akan asupan serat , vitamin dan mineral yang sama seperti konsumsi buah segar? 
Foto doc Wikipedia

Proses pengeringan pada dasaranya adalah proses mengawetkan buah. Namun ketika buah tersebut mengalami proses pengeringan, tak hanya air yang hilang, tetapi vitamin dan mineral yang ada pada air juga ikut hilang. Vitamin dan mineral pada buah kering secara otomatis berkurang setelah proses pengeringan, baik itu pengeringan dibawah matahari maupun menggunakan dehydrator. Seperti misalnya vitamin C yang pasti berkurang atau bahkan hilang jika terkena panas, kandungan gizi lain yang berkurang dalam proses pengeringan adalah kalium, kalsium dan vitamin E, sedangkan serat, zat besi dan antioksidan fenol tidak secara signifikan berkurang.

Pada dasarnya, buah kering mempertahankan sebagian besar kandungan gizi buah segarnya. Kandungan gizi buah kering berbeda-beda, tergantung dari jenis buah segarnya, dan proses pengolahannya. Buah-buahan yang telah melalui proses pengeringan, seperti kismis atau aprikot kering, memiliki kandungan serat yang tinggi. Namun, cara pengolahannya telah membuat kadar air dalam buah ini sangat sedikit. Akibatnya, jumlah kalori dalam buah ini menjadi lebih besar, belum lagi terkadang ditambahkan gula dalam proses pembuatannya.

Aneka buah kering yang sudah dikemas dan siap jual
Menurut FDA (Food and Drug Administration), kandungan kalori buah kering 2 kali lipat lebih banyak daripada buah segar, bluberi kering misalnya memiliki nilai kalori 3 kali lipat dari buah segarnya. Perlu diingat bahwa terkadang produsen menambahkan gula atau pemanis tambahan dalam buah kering untuk meningkatkan flavor. Cranberi kering contoh lainnya, produsen sengaja menambahkan pemanis untuk mengurangi rasa asam pada cranberi kering. Konsumsi buah kering tidak bisa disamakan dengan buah segar. Asupan buah segar dianjurkan 7-8 porsi buah per hari dengan 5 jenis buah yang berbeda, sedangkan konsumsi buah kering tidak bisa disamakan mengingat nilai kalorinya yang tinggi. 

Pada umumnya, buah kering seperti peach, aprikot, apel, raisin, ceri, kurma atau plum, mengandung zat gizi esensial dan bahan bioaktif untuk mendukung kesehatan tubuh. Konsumsi buah kering juga dapat mengurangi resiko terjadinya penyakit kronik. Kombinasi dari kandungan gizi dan kenyamanannya dalam mengonsumsi buah kering merupakan nilai plus. Kelebihan lain buah kering adalah sifatnya yang ergonomis alias mudah untuk dikemas, dibawa, disimpan, dan dimakan, daya simpan-nya juga relatif lebih lama.

Buah kering tidak hanya dikonsumsi begitu saja, buah kering yang beraneka ragam dapat dimanfaatkan sebagai ingridien atau bahan untuk memasak. Karena rasanya yang manis, buah kering luwes ditambahkan pada adonan cookies, cake, roti, atau puding. Fibuyu.

Menu makan siang 1000 kalori

Waktu makan siang terkadang sering di-skip atau dilewatkan oleh kebanyakan orang dengan jadwal kerja yang begitu padat. Dan akhirnya kita akan merasa sangat kelelahan diwaktu malam. Meluangkan diri untuk menyantap menu makan siang walau hanya 15 menit saja dapat me-recharge kembali tubuh kita untuk bisa tetap produktif. Malas untuk mengantri di kantin kantor, atau jengah bergumul dengan kemacetan di waktu jam makan siang, mungkin itu yang menyebabkan kebanyakan orang men-skip waktu makan siangnya.

Foto doc http://kalorimakanan.blogdrive.com/archive/2.html 
Mengapa tidak mencoba berlangganan katering yang menyiapkan menu makan siang yang variatif dan menyehatkan sesuai dengan pedoman gizi seimbang?

Itulah yang ditawarkan oleh Nutricious Gourmet (NG), penyedia jasa catering yang didirikan sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat atas menu gizi seimbang. Makin bermunculannya penyakit degeneratif belakangan ini -seperti penyakit jantung dan obesitas, membuat NG menciptakan menu-menu sehat. Asupan energi yang berlebihan, tanpa diimbangi aktifitas fisik dan konsumsi serat adalah sumber utama timbulnya penyakit-penyakit tersebut.

NG hadir untuk memberikan solusi makan siang yang praktis, enak, sehat, dan bergizi bagi Anda. NG menyediakan katering makan siang dengan menu yang variatif dan menyehatkan, dan yang terpenting adalah total kalori dari setiap menu yang jumlahnya tdak lebih dari 1000 kalori. Karena saat mekan siang kalori yang dibutuhkan normalnya sekitar 1000 kalori. Menu yang ditawarkan NG beragam, mulai dari menu-menu tradisional, Asean, Oriental, fusion dan continental, lengkap mulai dari appetizer, main course hingga dessert. Menu akan berputar setiap minggu sehingga tidak membuat bosan, serta disajikan dalam launch box set yang trendy dan handy. Menu sehat yang ditawarkan NG bukan berarti tidak lezat dan sedap, dengan kolaborasi ahli kuliner, ahli gizi dan ahli teknologi pangan yang handal, NG berhasil menciptakan menu-menu sehat bergizi tanpa mengesampingkan citarasa dan kelezatan masakannya. Dengan metode antar langsung ke meja pelanggan, NG menjamin makan siang Anda datang tepat waktu.

Katering makan siang yang ditawarkan NG sangat cocok bagi Anda orang kantoran yang mempunyai sedikit waktu untuk mencari makan saat jam makan siang kantor, juga bagi Anda yang mendambakan makan siang yang tidak membosankan dan menyehatkan. Fibuyu

Asian Fusion Cuisine: Padu Padan Cita Rasa Asia dan Eropa

Hidangan fusion marak disajikan di restoran-restoran ibukota. Tak ada matinya kreasi dan inovasi dalam dunia kuliner. Pelbagai bahan makanan dan bumbu serta cita rasa khas masing-masing masakan dari berbagai belahan dunia pun bisa dipadukan. Fusion cuisine memang sedang menjadi tren belakangan ini, menggabungkan dua atau lebih cita rasa kuliner yang berbeda, masakan fusion menawarkan sensasi baru di lidah. Pada prinsipnya, pengolahan dan penyajian fusion food ditekankan pada unsur penataan yang artistik serta pengombinasian antara bahan dan teknik pengolahan yang unik. Memasak secara fusion adalah praktik menggabungkan makanan dan gaya memasak dari berbagai sumber untuk menciptakan hidangan dengan rasa baru.
Sebenarnya masakan fusion telah dipopulerkan tahun 1970-an, secara khusus fusion memasangkan rempah-rempah yang bukan tradisional dan makanan dari daerah yang berbeda untuk menciptakan rasa yang unik dan baru. Memasak secara fusion biasanya dianut oleh penggemar masakan progresif dan dijauhi atau dihindari oleh penganut tradisionalis. Pada dasarnya fusion cuisine sendiri merupakan percampuran beberapa masakan dari beberapa negara dengan ciri khasnya masing-masing dan melahirkan sebuah menu baru dengan sensasi rasa berbeda dalam satu masakan. “Secara sederhana, fusion cuisine itu adalah pencampuran, mix antara masakan Asia dan Western misalnya,” kata Chef Chandra Yudasswara, Executive Chef Negev Resto. Sedangkan menurut Chef Vindex Tengker, Executive Chef The Dharmawangsa Hotel, “fusion cuisine adalah perpaduan masakan yang mengabungkan unsur bahan-bahan makanan dan juga cooking teknik yang berbeda secara regional”. 

Asian Fusion Cuisine banyak mengusung masakan dari negara Jepang, India, Cina dan Thailand. Tak dapat disanggah bahwa makanan Asia adalah makanan yang paling banyak mendapat sorotan dunia. Selain variasi dan rasanya yang memang unik dan nikmat, pengaruh penyebaran orang Asia ke seluruh belahan dunia juga memegang peranan penting bagi ketersediaan makanan Asia di belahan dunia mana pun. 

Inovasi dan keunikan hidangan fusion tergantung dari kreatifitas si rumah makan yang menawarkan hidangan fusion. Seperti misalnya East Meet West cusine yg mempertemukan rasa Asia dengan teknik Eropa, contohnya Indonesia dengan masakan barat seperti Rendang glazed wagyu beef fillet, Ginger marinated salmon fillet confit. VIetnam dengan Perancis seperti di Vietnamese Beef Sandwich yang memakai stir fried beef ala vietnam dipadukan dengan panggangan roti baquette. Jepang dengan Italia seperti Italian Pizza dengan ginger wasabi tuna.

Lebih lanjut menurut Chef Vindex, “yang terpenting adalah bagaimana seorang Chef dapat mengerti basic dan ciri dari bahan-bahan atau masakan yang akan digabungkan, apakah "make sense" atau tidak, kita mesti mencobanya dan membuat msakan yg harmoni, berpadu serasi tapi tidak bertabrakan”. Fibuyu.

Tomat, si Merah Sumber Umami Alami

Foto doc Wikipedia

Anda para juru masak, pasti kurang afdol jika tidak menambahkan tomat dalam hidangan sup, soto, atau sambal untuk melengkapi cita rasa masakan Anda.

Tomat banyak digunakan pada berbagai hidangan di berbagai kebudayaan, termasuk di Indonesia. Tomat segar yang ditambahkan dapat memberikan cita rasa yang lebih baik dalam masakan. Jika berbicara tentang kuliner nusantara, sederet hidangan dengan menggunakan tomat -baik sebagai bahan utama atau pelengkap, pasti langsung terlintas di pikiran, mulai dari sambal, soto, sop, hingga tumisan. Tomat merupakan sayuran buah yang cukup populer dalam hidangan Indonesia. Saat membuat tumis sayuran misalnya, setelah selesai menumis bawang merah dan bawang putih, potongan tomat pasti ditambahkan supaya tumisan lebih sedap. Atau saat membuat sup dan sambal, tomat juga ditambahkan sebagai pelengkap untuk meningkatkan cita rasa masakan.

Jenis tomat bervariasi, baik dari warna, bentuk dan ukurannya. Terdapat buah tomat dengan kisaran warna dari hijau ketika masak, kuning, jingga, merah, ungu (hitam), serta belang-belang. Dari ukuran dan bentuknya, ada jenis granola (bentuknya bulat, dikenal dengan nama tomat buah), gondol (berbentuk lonjong oval, biasa untuk produksi saus), tomat sayur (buahnya padat untuk diolah dalam, masakan, dan tomat ceri (tomat ranti, berukuran kecil).

Selain berperan sebagai salah satu bahan dalam masakan, ternyata tomat memiliki peranan penting untuk ‘meningkatkan’ cita rasa masakan. Tanpa disadari, kehadirannya dalam masakan, seakan menjadi booster, menyulap makanan menjadi lebih sedap dalam sekejap.

Apa sih rahasia yang membuat tomat menjadi ‘pelezat’ dalam setiap masakan yang menggunakannya? Jawabannya, karena tomat mengandung glutamat. Tomat matang mengandung kadar glutamat tinggi yang menghasilkan cita rasa umami. Jadi tak heran, jika peranan tomat bisa membuat cita rasa masakan terasa lebih mantap, karena kadar glutamat dalam tomat mencapai 246 mg/100 gram. Tetapi tahukah, ternyata tomat tidak hanya sebagai bumbu pelengkap dan penguat rasa dalam masakan. Buah yang berwarna merah cerah ini ternyata memiliki segudang manfaat yang tidak hanya sebatas sebagai bumbu pelengkap. Konsumsi tomat dapat bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Tomat mengandung senyawa karotenoid yang bernama likopen. Likopen adalah salah satu zat pigmen kuning tua sampai merah tua yang termasuk kelompok karotenoid yang bertanggungjawab terhadap warna merah pada tomat. Senyawa karotenoid yang satu ini dikenal baik sebagai senyawa yang memiliki daya antioksidan tinggi, senyawa ini mampu melawan radikal bebas akibat polusi dan radiasi sinar UV. FIbuyu.


Published in Umami Indonesia